Monday, March 12, 2012

Restuffing Transit shipment Riqs Equipments Manokwari - Surabaya - Tarakan

Sesampai kami menggunakan Sarana Bandar Nasional, untuk menangani pengiriman dari Manokwari tujuan Surabaya, kali ini kami langsung melaksanakan sendiri proses transhipment di pelabuhan  Tanjung Perak untuk meneruskan kepelabuhan Tarakan, berselang 5 hari dari pengiriman moda pertama melalui Kapal pelni kami langsung melakukan pembongkaran ulang dipelabuhan tanjung perak, dengan meneruskan pengiriman ke tarakan melalui Jasa Pelayaran Meratus Line, dalam kegiatan ini kami melaksanakan pembongkarang langsung dari Containerisasi SBN, ke Depo Pelayaran Meratus yang terletak dipelabuhan Tanjung Perak dan dengan schedule berlayar bersama KM. Meratus Ultima II dua hari setelah kami selesai melaksanakan restuffing.

Kegiatan dipelabuhan Tanjung perak untuk melakukan restuffing cukup melelahkan mengingat pemindahan barang yang bersangkutan sebanyak 2 x 20ft harus dituntas pada hari yang sama, keterbatasan waktu untuk pengiriman ke tarakan, menjadi prioritas kami mengingat alat pengeboran ini harus tiba ditujuan secepatnya. belum lagi barang yang bersangkutan ditransit kembali dengan menggunakan kapal kayu yang disebut istilah Long Board ditarakan. untuk tujuan pulau kecil yang terletak disekitar Tarakan. oleh karena hal ini kami melakukan kerja keras dilapangan untuk dapat langsung ditransit dari pelabuhan tanjung perak surabaya menuju Tarakan.

Berikut ini kegiatan kami dipelabuhan Tanjung Perak, yang proses pekerjaan dilakukan di depo Pelayaran Meratus line. Besaran biaya untuk hal ini terjadi cover charges Lift on dan Lift off double untuk Container SBN, yang langsung kami turunkan di depo Meratus untuk mempermugah proses pembongkaran dengan menggunakan unti bongkar Portflip Containe to Container.

Dan apabila beberapa pihak membutuhkan kegiatan sejenis ini dapat menghubungi kami secepatnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi rekan semua sesama jasa transportasi baik domestik maupun international. Salam Sukses Selalu