Tuesday, May 1, 2012

Pemuatan Material Project SSM Bagendang, kalimantan Tengah

Pada hari yang sama kami langsung mengadakan pemuatan dilokasi pakbrik PT. Zug Indonesia, kepercayaan dalam pengiriman ini diserahkan oleh partner kami yang berkantor di Sunter, Jakarta Utara.

Dalam hal pemuatan ini kami menggunakan armada Tronton dengan kapasitas 20 Ton utuk seluruh material yang lebih kurang sebanyak 38 CBM, terdiri dari Panel electric, Tool, Flat, Dan Lain sebagainya sesuai dengan packing List barang yang diserahkan kepada kami sebelumnya, dan untuk mengantisipasi space barang yang tidak diprediksi sebelumnya kami mengalah dalam penggunaan armada Tronton karena pelabuhan yang kami gunakan untuk tujuan Bagendang ini ialah pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Karena wilayah ini lebih dekat jangkauannya untuk site PKS PT. SSM Bagendang. namun mengingat kondisi armada untuk tujuan tersebut hanya maksimum 12 Ton yang layak jalan kami dalam hal ini mensplit barang yang bersangkutan dengan menggunakan 2 Unit Armada Fuso dari pelabuhan Tanjung Mas untuk kelokasi, dan rangkaian kegiatan kami dipelabuhan Tanjung Mas Semarang akan kami posting berikutnya.

Budget yang diberikan kepada kami cukup mepet sekali karena, akan tetapi sesuai dengan perhitungan yang kami terapkan masih mampu untuk menjalan pengiriman ini. Untuk pengiriman yang lebih cepat tujuan kalimantan tengah seperti Sampit, pangkalan bun, Sukamara memang lebih dapat dijangkau dari pelabuhan Semarang, disamping jaraknya yang cukup dekat dan biaya juga dapat lebih competitive dibanding menggunakan pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Hoice Crane merupakan alat pemuatan yang sangat membantu didalam pabrik yang seyogyanya perusahaan perusahaan yang berskala international harus memiliki alat ini untuk memperlancar produksinya dan mempermudah kegiatan kerjanya dikawasan pabrik khusus perusahaan perusahaan enginering alat alat berat maupun perakitan kontruksi besi maupun baja.

Dalam pemuatan ini kami dipercayakan langsung oleh rekan kami dilapangan selain pengiriman juga pengawasan pemuatan barang yang ersangkutan. dan sesuai komitmen kami barang ini harus tiba ditujuan dengan waktu yang disepakati yaitu selama 12 hari kerja dari tanggal pemuatan, terkecuali force major, baik disisi armada darat juga kapal penyeberangan, dan kalau tidak akan dikenakan Finalty Cost sebesar 1 % dari nilai kontrak dan maksimum 10% dari nilai tersebut. Inilah Konskwensi Kerja kami..