Tuesday, March 19, 2013

Cargo udara pelayanan kembali dikritik Dephub


Dengan NSW, Pelayanan Kargo Di Bandara Diharapkan Bisa Lebih Cepat

(Jakarta, 13/3/2013) Melalui National Single Window (NSW), arus barang ekspor dan impor dari dan ke bandar udara diharapkan bisa lebih cepat dari yang ada selama ini dimana bisa mencapai dua hari untuk barang yang akan dikirim.

Data yang diperoleh, pada 2011 arus barang ekspor-impor melalui bandar udara sebanyak 555.899 ton dan meningkat di 2012 menjadi 663.366 ton sehingga dengan adanya percepatan ini akan terus meningkatkan jumlah arus barang yang akan diekspor maupun impor.

Menteri Perhubungan EE. Mangindaan menyebutkan, apabila bisa dilakukan proses yang lebih cepat  dari gudang sampai dikirm ke perut pesawat maka pengiriman akan lebih cepat juga.

"Kalau bisa satu hari atau bahkan langsung selesai prosesnya dalam hitungan jam kenapa harus dua hari? Semoga dengan diresmikannya NSW ini maka proses akan bisa lebih cepat," jelas Menhub, di Jakarta, Rabu (13/3).

Untuk itu ditambahkan Menhub maka sarana dan prasarana harus yang mutakhir untuk mendukung percepatan proses layanan terhadap arus barang ekspor-impor.

Menhub juga mengajak berbagai pihak baik instansi pemerintah dan non pemerintah untuk sama-sama bergotong royong dalam menyukseskan NSW airportnet tersebut.

Bandara Soekarno Hatta merupakan bandara pertama yang menerapkan NSW airportnet dan yang terbesar. Apabila sudah berjalan lancar maka akan diikuti dengan membuka di bandara-bandara lainnya di Indonesia.

"Ada lima airport yang utama, Soekarno-Hatta (Jakarta), Juanda (Surabaya), Polonia (Medan), Hasanuddin (Makasar), dan Ngurah Rai (Denpasar)," ujar Menhub.

Sementara itu Dirjen Beacukai Kementerian Keuangan Agung Kuiswandono mengungkapkan, dengan diresmikannya NSW airportnet maka arus barang akan dilayani lebih sederhana, cepat, murah, aman.

"Aman untuk masyarakat kita. Kalau ada barang yang dilarang atau karantina maka akan lebih cepat direspon oleh petugas," kata Agung.

Ke depannya menurut Agung, NSW airportnet ini akan dikembangkan di seluruh bandara. Ada beberapa proses layanan yang lebih cepat, yakni overnight, one day service, someday service. Instrumen untuk bisa melayani masyarakat pengguna jasa lebih baik. (CHAN)